Subscribe dan Like

Halo dunia,

kali ini saya akan membahas mengenai youtube. Siapa sih sekarang yang tidak kenal dengan yang namanya Youtube? sudah banyak yang tau kan mengenai Youtube. Sekarang pun banyak orang yang bercita-cita menjadi youtubers, karena penghasilan dari youtube itu dibilang tidak sedikit. Terlepas dari hal itu, dosen saya dan teman-teman saya pun juga memiliki youtube.

berikut ini salah satu cuplikan hasil upload dosen saya, ternyata beliau suka dengan JKT48 sampai-sampai mengupload di youtube pribadinya 🙂

dan di bawah ini juga salah satu postingan temen-temen ilkom UNY mengenai makrab saat tahun 2017

 

sungguh indah kan karya-karya mereka. Banyak sekali karya-karya youtube mereka yang mereka upload di youtube pribadinya, jadi jangan lupa ya disubscribe dan like supaya mereka lebih terkenal di dunia per-youtube-an.

yang ini vlog dosen saya Pak Sigit Pambudi

kemudian ini milik teman-teman Ilmu Komunikasi UNY

pokoknya isinya seru deh kunjungi saja link tersebut, ga nyesel deh,

sekian dari saya, selamat beraktifitas 🙂

 

 

 

 

Semua Tentang Mata Kuliah Aplikom

di awal kuliah kami diajarkan mengenai Microsoft world dan bagaimana menyusun skripsi yang baik dan benar. Di sini kami disuruh edit-edit tulisan yang sekiranya ada yang salah kemudian kami benarkan. Kemudian juga mengatur susunan paragraf per paragraf, sebenernya sedikit membosankan tetapi harus dilakukan untuk menempuh matakuliah ini haha.

shet.png

kemudian setelah belajar microsoft, kami diajari corel draw yang pada dasarnya saya tidak mengerti sebelumnya. Sebelum-sebelum ini saya hanya mengenal editing dengan paint itupun pelajaran waktu jaman SD dahulu. Benar-benar awam tentang menggambar di komputer. Di awal ini kami diajarkan dengan menggabungkan dua gambar yaitu gambar spiral dengan gambar oval seperti ini sehingga menjadi bentuk kupu-kupu yang lucu sepertinya.

kupu2.png

setelah itu suruh menduplikasi kupu-kupu tersebut menjadi ornamen yang lebih indah lagi seperti ini.

kupu3.png

awalnya sih agak sulit karena memang belum mengenal sama sekali corel draw, jadi letak-letak fitur menggambar belum hapal juga.

kemudian di pertemuan berikutnya kami diajari dengan menggambar logo perusahaan dan kartu nama, sulit di awal tetapi menyenangkan bisa menghasilkan karya seperti ini meskipun hanya duplikat saja.

logo awal.png

kemudian di pertemuan berikutnya masih menggambar logo-logo, agak susah juga tapi seiring berjalannya waktu semakin mengerti letak-letak fiturnya sehingga memudahkan saya dalam mendesain sehingga seperti gambar di bawah ini.

5 logo.png

disini kami disuruh menggambar logo-logo perusahaan-perusahaan besar yang ada di indonesia maupun di dunia. Yang tersulit adalah ketika menggambar logo Ubuntu tersebut karena desainnya rumit tidak sesimpel logo-logo lainnya. Kombinasi warna, transparansi gambar,penuh dengan longkaran-lingkaran kecil dan besar, potongan-potongan dan lainnya sehingga menjadi logo ubuntu. Selain itu juga disuruh menggambar logo sendiri yang pada dasarnya saya tidak ada inspirasi apa-apa tentang logo yang akan saya gambar ini, dan pada akhirnya saya berhasil membuat untuk pertama kalinya logo saya sendiri, yang tersisip di tengah gambar tersebut.

kemudian setelah selesai mendalami corel draw lagi-lagi dibingungkan dengan pelajaran selanjutnya, yaitu membuat gambar gerak. dibandingkan dengan corel draw, flash ini lebih sulit dan membutuhkan kesabaran, kegigihan, ketlatenan, dan ketelitian dalam membuat sehingga menjadi karya yang baik. Perlu berkali-kali gagal sehingga prosesnya memakan waktu yang lama sekali. Padahal yang diajarkan di awal itu masih tahap-tahap yang sangat sederhana. Di awal diajarkan membuat gerakan dari titik a menuju titik b dengan gambar yang sangat sederhana sekali. Hanya menggerakkan sebuah lingkaran saja membutuhkan konsentrasi tinggi dan ketelitian sehingga membuat gambar itu bergerak. Salah sedikit bisa menjadi gambar tidak bergerak atau tidak sesuai keinginan kita menggerakkannya. Ada banyak sekali fitur-fitur supaya gambar menjadi bergerak. Bisa secara manual membuat tiap frame-frame hingga menjadikan gambar tersebut bergerak. Cara lebih mudah menggunakan motion gitu deh jadi secara otomatis bisa bergerak. Seperti gambar di bawah ini menggunakan montion

balon.pngtrans balon.png

dari gambar awal balon udara belum transparan, kemudian semakin transparan supaya terlihat efek menjauh dari tempatnya. Tinggal diseting transparan sehingga menjadi seperti itu, pengaturan waktu juga bisa diseting di frame itu sendiri. Pokoknya sangat ribet sekali kalau sesekali gagal tidak masalah, tapi ini sangat sering sekali terjadi kegagalan sehingga menyebabkan ingin berkata-kata kasar :).

Kemudian setelah pelajaran flash berakhir, di akhir perkuliahan kami disuruh membuat blog, ini salah satunya pembuatan blog. Dibandingkan corel dan flash bisa dikatakan lebih mudah. Yang susah adalah menuangkan ide-ide mengenai blog ini. Bingung harus mengisinya dengan apa, dan bagaimana supaya terlihat indah. Kendala saya adalah saat tidak bisa login dengan akun blog uny, sehingga dengan terpaksa saya membuat ini dengan blog di wordpress yang tersedia gratis untuk pengguna. Karena mepetnya perkuliahan pelajaran tentang blog ini sulit dimengerti bagaimana upload dan lain-lainnya sehingga masih bingung sampai sejauh ini. Belajar sendiri tidak terlalu membuahkan hasil karena waktu yang sedikit. Apalagi pengalaman saya tentang menulis dan membuat blog sangat sedikit sekali. Membuat blog inipun dengan “The power of ‘kepepet.'” Karena sangat mepet sekali saat saya membuat blog ini. Benar-benar masih bingung apa yang harus dituangkan di atas kertas virtual ini.

Sekian dari saya, semoga hari kita dipenuhi keberkahan oleh Tuhan Yang Maha memberi Rizky.

 

 

Story of My Life

Halo Dunia,

Perkenalkan nama saya adalah Hasan Hidayat, hasan artinya baik, sedangkan hidayat artinya petunjuk, jadi kalau digabungkan menjadi petunjuk yang baik. Orang yang memberi nama saya tersebut adalah kakek saya sendiri, bertujuan supaya saya dapat memberi petunjuk yang baik haha kurang lebihnya seperti itu. Saya lahir di Jakarta pada hari selasa, tanggal 6 bulan Juli 1993 dengan normal. Saya lahir di keluarga yang sederhana dan alhamdulillah berkecukupan.

Pendidikan saya dimulai dari taman kanak-kanak Budi Mulia dua yang berlokasi di Pandeansari, Condong Catur, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta tepatnya Terminal Condong Catur ke barat sekitar 300 m kemudian masuk gang ke selatan sedikit. Masa kanak-kanak saya seperti anak-anak pada umumnya, ya bermain bermain dan selalu bermain, namanya juga anak-anak.

Satu tahun berjalan saya kemudian menginjak sekolah dasar. Saya dulu melanjutkan bersekolah di SD Muhammadiyah Sapen yang terletak di selatan kampus UIN Sunan Kalijaga. Bahkan dulu kalau berolahraga sering menggunakan lapangan yang berada di UIN Sunan Kalijaga tersebut. Kesehariannya saat menginjak usia ini ya hampir sama juga saat kanak-kanak, bermain, bermain, dan ditambah dengan pelajaran. Dahulu sekolah ini kapasitas gedung lebih kecil daripada jumlah murid-muridnya, jadi saat menginjak kelas 2 saya dan teman-teman dipindah di SD Muhammadiyah Langensari, dekat balai yasa, yang sekarang sudah rata dengan air karena menjadi embung langensari. Kemudian pada saat kelas 3 sampai kelas 4, kami dipindah kembali di SD Muhammadiyah Sagan digabung dengan murid-murid yang ada di SD tersebut. Kemudian pada kelas 5 dan 6 kembali lagi di SD Muhammadiyah Sapen tercinta sampai saya lulus SD pada tahun 2006.

Kemudian saya melanjutkan sekolah lagi di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta yang berada di selatan Stadion Mandala Krida. 6 tahun sekolah Muhammadiyah hingga smp kembali menjadi seorang pelajar Muhammadiyah lagi. Di smp ini ilmu agamanya lebih luas dan kompleks. Seperti ada penggolongan mata pelajaran agama, dari aqidah, ibadah, akhlak, hingga tarikh pun juga ada. Kesehariannya tiada ilmu agama yang luput diajarkan, untungnya saja tidak mengajarkan hal-hal yang berbau radikal yang beberapa hari lalu menjadi perbincangan di media-media srawung indonesia. Terlepas dari hal itu, masa-masa smp ini mengenal yang namanya ketertarikan lawan jenis, itu menunjukkan bahwa saya seperti masyarakat pada umumnya yang tertarik pada lawan jenis, yang sering juga disebut dengan nama cinta :). Tetapi kisah-kisah cinta saya sangat banyak tolakan dari cewek-cewek haha kesel sih, tapi menyenangkan. Kemudian waktu terus belgulir hari berganti hari bulan berganti bulan, ga ada yang spesial dari kisah percintaan. Pada tahun 2008 saya resmi lulus dari SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta.

Setelah itu saya melanjutkan di SMA Negeri 11 Yogyakarta karena sudah lelah dengan sekolah Muhammadiyah. Masa SMA memang masa-masa yang indah. Di masa SMA ini lah saya bertemu dengan cinta saya yang pertama. Banyak kenangan-kenangan yang telah terukir bersama, kesedihan, kebahagiaan, semua bersatu padu dengan indahnya kota Yogyakarta. Mungkin hanya itu saja yang bisa saya ceritakan semasa SMA, karena banyak juga aib saya sehingga tidak bisa saya ceritakan disini. Menginjak tahun 2011 alhamdulillah saya lulus dari SMA.

Di tahun 2011 ini juga saya resmi menjadi mahasiswa UNY Jurusan Administrasi Negara. Mungkin ga banyak juga yang bisa saya ceritakan disini. Kegiatan saya hanya kuliah pulang kuliah pulang serta tidak ada prestasi yang bisa ditonjolkan di masa kuliah ini. Di masa kuliah ini saya juga berpisah dengan kisah cinta saya yang kandas karena saya juga tidak ingin mempertahankannya. Karena bagi saya kisah cinta yang tidak ada ikatan nyata hanya berakhir menjadi residu alias ampas. Tidak ada perkembangan, yah hanya kegiatan sehari-hari yang ga jelas arah tujuannya. Nikah pun juga bukan solusi karena pada akhirnya saya pun tidak termotivasi menikah dengan dia. 4,5 tahun bersama tidak membuat menjadi erat, malah semakin renggang dan berakhir. Tidak ada drama, tidak ada perkelahian yang jelas juga, hanya kata-kata perpisahan yang ada. 4,5 tahun berlalu hanya berasa “Njagakke bojone wong liya” :D. Hingga saat ini pun saya masih duduk di bangku perkuliahan karena ditengah-tengah perkuliahan saya malah join sebagai mitra bapak Nadiem Makariem yaitu sebagai Driver Gojek :D.

ini Foto saya ketika sedang dinas menjadi Mitra Nadiem

Di gojek sih banyak suka dukanya menjadi driver. Di awal saya gojek dulu belum banyak driver seperti sekarang ini, sehingga untuk mendapatkan order pun lebih mudah ketimbang sekarang yang tiap 100m ada driver gojek. Lambat-laun seiring berjalannya waktu menjadi driver bukan opsi untuk bertahan hidup, Sangat sulit untuk bertahan di dunia per-gojek-an ini. Kendala utamanya adalah driver lebih banyak daripada orderan sehingga pekerjaannya lebih banyak menunggu orderan ketimbang menerima orderan. Namanya juga pekerjaan gaada yang mudah kok ya. Hari berganti hari pun kuliah terabaikan, dan saya pun akhirnya berpikir untuk melanjutkan kuliah saja, karena kalau di gojek harus 1 hari penuh untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Saran saya sih sebaiknya selesaikan study terlebih dahulu, soalnya kalau udah kenal uang pasti keteteran deh kuliahnya, kecuali mempunyai kemampuan memanage waktu nah itu bisa jadi opsi, kuliah sambil cari duit. Kalo saya sendiri sih tak mampu memanage waktu sehingga keteteran seperti sekarang ini.

sekian saja dari saya kurang lebihnya mohon maaf, semoga postingan ini bermanfaat bagi kita 😀