eRa DiGiTaL Di UNY
eRa DiGiTaL Di UNY
Tidak terasa,
setelah sekian lama saya merasakan manis-pahitnya kehidupan kampus di UNY,
telah terjadi begitu banyak perubahan,
khususnya di dunia yang tidak nyata,
alias dunia maya,
ato dunia digital ….. asal bukan dunia lain aja …..
Sejak saya masuk sebagai mahasiswa pada tahun ’96,
saya masih merasakan bagaimana sulitnya mendapatkan fasilitas digital
yang dalam hal ini adalah penyediaan perangkat komputer pada saat praktek komputer.
Komputer pada waktu itu masih menggunakan keluarga Pentium 1
dengan kecepatan processor 166 MMX.
Itu saja sudah yang terhebat pada eranya …..
Tapi dengan semangat yang membara laksana pejuang kemerdekaan,
baik saya maupun teman-teman bisa memforsir diri sendiri
maupun memforsir kemampuan komputer untuk bisa belajar dan belajar …..
Bahkan kalau perlu, disaat lab. komputer sudah tutup (karena udah malem)
saya berusaha belajar dengan menyewa komputer di rental-rental.
Namun sekarang,
tahun 2008, terpaut 12 tahun,
sudah begitu jauh sekali perbedaan yang tampak.
Komputer sudah pada menggunakan Pentium 4 minimal,
akses Internet sudah begitu mudahnya,
pake’ kabel OK, pake’ non-kabel juga OK.
Mau akses Internet di manapun OK,
meskipun kadang-kadang suka lelet …..
(ya itu udah lebih baik dibanding tahun 1996).
Bukan hanya fasilitas fisik,
tapi juga fasilitas maya, 4 example :
udah ada website, ada mail server, ada siakad,
ada e-learning (yang konon katanya pembelajaran lewat internet),
dan yang baru sekarang ada weblog ….
waaaaahhhhhhhh sudah semakin lengkap saja rasanya hidup ini.
Ibarat hidup, sudah terpenuhi semua …..
Namun kadang,
dibalik semua keunggulan,
tentu ada saja satu ato dua kelemahan,
misalnya : penggunaan fasilitas yang bukan pada fungsi semestinya,
ada lagi, yang harusnya mahasiswa lebih dan ‘lebih’ daripada zaman saya dulu mahasiswa, tapi
nyatanya juga tidak sesuai.
Itu harusnya tidak terjadi,
disaat semua fasilitas sudah tersedia,
harusnya kemampuan mahasiswa meningkat dengan otomatisnya …..
Wallahualam …..