My Official Site

Endah Retnowati

Lesson Plan

Written by Endah Retnowati on Mar 30th, 2009 | Filed under: Uncategorized

Lesson Plan in Indonesia is widely called “Rencana Pelaksanaan Pembelajaran” and shorten as RPP. Indonesian’s style of lesson plan may be different to overseas’, but substancially should be similar. Basically, lesson plan involves a detailed description of the learning instructions in one lesson time. The broad accepted format of RPP follows.

A. IDENTITAS

Mata Pelajaran :

Kelas/Semester:

Alokasi Waktu:

B. STANDAR KOMPETENSI

C. KOMPETENSI DASAR

D. INDIKATOR

E. TUJUAN PEMBELAJARAN

F. MATERI POKOK

G. PENDEKATAN DAN METODE PEMBELAJARAN

H. MEDIA PEMBELAJARAN

I. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN

1. Pendahuluan

2. Kegiatan Inti

3. Penutup

J. REFERENSI

K. PENILAIAN

Secara di Indonesia standar ditentukan, maka standar kompetensi dan kompetensi dasar harus mengikuti dengan buku kurikulum. Setelah mencermati SK-KD ini, uraikan menjadi indikator-indikator pembelajaran (e.g. setelah pembelajaran, kemampuan apa yang dicapai oleh siswa). Indikator adalah sesuatu yang dapat diamati seperti menghitung, melukis, menyebutkan, menyelesaikan permasalahan, dsb. Memahami adalah suatu kompetensi namun belum operasional, karena untuk mengamatinya perlu indikator (petunjuk) yang menunjukkan seseorang dapat memahami.

Menentukan indikator perlu mempertimbangkan alokasi waktu pembelajaran, karena sebaiknya indikator yang akan dicapai dalam RPP ya… tercapai sekali RPP itu dilaksanakan. Jadi, indikator dalam RPP boleh sebagian dulu dari indikator satu SK-KD jika memang satu SK-KD tidak mungkin dicapai dalam satu RPP.

Tujuan pembelajaran adalah mewujudkan indikator pembelajaran, makanya tujuan dan indikator perlu ekuivalen.

Menuliskan materi pokok dalam RPP akan membantu sebanyak apa materi pembelaran yang akan dilaksanakan, sehingga dapat digunakan sebagai pertimbangan waktu keterlaksanaan.

Langkah-langkah pembelajaran perlu ditulis secara detil, mencakup manajemen waktu, seting kelas, proses penilaian dan bagaimana aktivitas pembelajaran direncanakan, apa yang akan ditanyakan/disampaikan ke siswa, kira-kira jawaban siswa apa, dst.

Tulis pula kesimpulan materi pembelajaran di RPP, sebagai patokan pada akhir pembelajaran siswa telah menguasai materi yang disimpulkan itu.

Penilaian paling tidak menggunakan penilaian aspek kognitif, untuk mengetahui pemahaman siswa. Aspek kognitif seperti interaksi siswa selama pembelajaran boleh2 saja dinilai… tentu dengan instrumen yang sesuai dan tidak merepotkan.

Lain kali disambung…



Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.