Written by Endah Retnowati on May 7th, 2009 | Filed under:
Uncategorized
Ada berbagai jenis penelitian yang dapat dilakukan… Untuk guru atau yang tertarik dengan proses pembelajaran di kelas, penelitian tindakan kelas (action research) atau penelitian desain pembelajaran (research design) mungkin dapat menjadi pilihan. Pilihan mana yang tepat? (more…)
Written by Endah Retnowati on May 5th, 2009 | Filed under:
Uncategorized
Definisi life skills dari WHO: World Health Organization has defined life skills as, “the abilities for
adaptive and positive behaviour that enable individuals to deal effectively with
the demands and challenges of everyday life”.
Artinya, (more…)
Written by Endah Retnowati on May 5th, 2009 | Filed under:
Uncategorized
Ketika seseorang memproses suatu informasi, ada tiga unsur utama dalam sistem memori yang terlibat, yaitu memori penginderaan (sensory memory), memori bekerja (working memory) dan memori jangka panjang (long term memory).
Secara umum, memori penginderaan dan memori bekerja mempunyai keterbatasan dalam menyimpan (menahan) informasi, baik jumlah maupun durasinya. Memori penginderaan berfungsi untuk mempersepsikan informasi yang diterima oleh alat indera, yang kemudian akan dipilih dan diberi makna oleh memori bekerja. Memori pekerja berfungsi untuk mengorganisasikan informasi tersebut, membentuk (mengkonstruksi) pengetahuan dan menyimpannya ke memori jangka panjang. Memori jangka panjang mempunyai ketakterbatasan dalam menyimpan informasi. Informasi di dalam memori jangka panjang berperan penting dalam proses-proses kognitif selanjutnya.
Proses kognitif dalam sistem memori ini menentukan bagaimana pengetahuan dibangun dan disimpan dengan baik oleh seseorang. Oleh karenanya, prinsip kerja (fungsi) dari setiap unsur di sistem memori berkonsekuensi dalam penyajian materi pembelajaran.