About her

I am a leacturer at Yogakarta State University

Implementasi e-Learning di STPN Yogyakarta


Dalam rangka meningkatkan kapasitas para dosen di era digital ini, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta menyelenggarakan workshop pada tanggal 14 Desember 2018 di kampus setempat. Salah satu nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. yang mempresentasikan materi Implementasi e-Learning. Beberapa hal yang disampaikan antara lain a) Di era digital ini Perguruan tinggi harus mulai menerapkan e-learning/online course; b) Perlu dirancang model pembelajaran online yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa (kompetensi); c) Kendala implementasi e-learning dapat diatasi melalui usaha bersama antara pengelola dan para dosen; d) Proporsi online dan F2F dalam Blended Learning tergantung dari karakteristik mata kuliah. Workshop diakhiri dengan praktikum membuat course e-learning di portal e-learning berbasis LMS Moodle.

E-learning Sebagai Pembelajaran Masa Kini

Presentasi Herman Dwi Surjono yang berjudul “E-learning Sebagai Pembelajaran Masa Kini” ini disampaikan dalam acara Seminar Nasional Ikatan Pustakawan Indonesia tanggal 14 November 2018. Seminar dengan tema Harmonisasi Perpustakaan dan Pembelajaran Daring ini dihelat di gedung Digital Library UNY. Herman mengungkapkan bahwa Digilib berperan penting dalam implementasi e-learning, yakni sebagai pintu gerbang informasi yang menyediakan berbagai sumber belajar digital.

Best Practice Pembelajaran Daring

Pembelajaran daring (online learning atau e-learning) menjadi kebutuhan dan tuntutan pada pendidikan tinggi di era Revolusi Industri 4.0 ini. Kendala dalam implementasi e-learning ini antara lain: resistensi terhadap teknologi baru, pendidikan karakter, keterampilan motorik/Bloom. akurasi dan akuntabilitas penilaian. Solusi yang tepat adalah blended learning yakni pembelajaran yang menggabungkan aspek-aspek terbaik dari pembelajaran tatap muka dengan keunggulan pembelajaran daring. Hal ini disampaikan oleh Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dalam Seminar Sosialisasi Pembelajaran Daring di Auditorium UNY Yogyakarta Senin 20 Agustus 2018. Dalam acara yang dihadiri Rektor serta jajaran pimpinan universitas dan fakultas serta para dosen UNY tersebut, Herman menyimpulkan bahwa kendala implementasi e-learning di UNY dapat diatasi melalui usaha bersama yang melibatkan semua pihak antara lain BAKI, LPPMP, Puskom, Fakultas/Jurusan/Prodi dan para dosen.

Download file presentasi di sini [PDF 1200 KB]

Surjono, H.D. (2018). Best Practice Pembelajaran Daring di UNY. Makalah disajikan dalam Seminar Sosialisasi Pembelajaran Daring. Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta, 20 Agustus 2018.

Implementasi E-learning dan Blended Learning

Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan Seminar Pembelajaran Berbasis E-learning dengan pembicara Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. pada tanggal 10 November 2018 di aula kampus setempat. Seminar yang dibuka oleh Kepala P3AI LP3M Unesa tersebut diikuti oleh para dosen perwakilan prodi di lingkungan Unesa.

Beberapa poin yang disampaikan dalam seminar tersebut antara lain bahwa a) perguruan tinggi harus mulai menerapkan e-learning/online course, b) perlu dirancang model pembelajaran online yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, c) kendala implementasi e-learning di UNESA dapat diatasi melalui usaha bersama antara BAKPK, LP3M, PPTI, TPM dan para dosen, d) proporsi online dan F2F dalam Blended Learning tergantung dari karakteristik mata kuliah.

Pengelolaan Administrasi E-learning Berbasis Moodle

Dalam rangka meningkatkan kapasitas administrator e-learning berbasis Moodle, Program Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo mengadakan pelatihan bagi para admin e-learning prodi di lingkungan PPs UNG dengan menghadirkan nara sumber Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D pada tanggal 9 November 2018 di Yogyakarta. Para peserta dilatih untuk langsung memahami e-Learning berbasis Moodle, mengerjakan administrasi kategori, membuat course, mengerjakan administrasi pengguna, melakukan backup dan restore, melakukan pengaturan theme. Wakil Direktur PPs UNG yang membuka acara pelatihan ini berharap agar portal e-learning dapat dioptimalkan untuk memfasilitasi pembelajaran di lingkungan PPs UNG.

Multimedia to Promote Language Learning

The development of information technology as we see it today provides opportunities for teachers to use multimedia technology optimally in language learning. Multimedia learning is a combination of various media such as text, images, sounds and videos that are integrated and synergistic to achieve learning goals. With the proper use of multimedia in language learning teachers can create a pleasant learning atmosphere, motivate students, develop communication competencies, enhance interaction and collaboration, facilitate students in learning whenever and wherever. This supports the 21st century competencies where students are required to have the ability to cooperate, communicate, think critically, creatively and adaptively. As the multimedia technologies such as tools, hardware and software are more readily available in the digital era today, language teachers should utilize the multimedia learning wisely and appropriately. They need to integrate the multimedia into their lesson and assessment. Moreover, with the proliferation of mobile devices and social networks, language teachers can use them to improve access and equity in education through the adoption of multimedia learning into e-learning and blended learning.

Demikian adalah ringkasan presentasi berjudul “The use of multimedia technology to promote language learning in digital era” yang disampaikan oleh Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dalam the International Conference on Interdisciplinary Language, Literature and Education (ICILLE) di Yogyakarta 10 Oktober 2018. Konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia FBS UNY tersebut menghadirkan pembicara Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum., Dr. Elizabeth Hartnell, Prof. Madya Dr. Mawar Safei, Mr. Hywel Coleman, Prof. Herman Dwi Surjono M.Sc., MT., Ph.D., dan Prof. Suminto A. Sayuti.

Strategi Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran Fisika di Era Digital

Pada era digital ini sumber pengetahuan bisa datang dari mana saja, terutama Internet. Dalam pendidikan, ICT dapat mendorong Akses, Kualitas, Kesamaan, dan Belajar sepanjang hayat. Melalui ICT kita dapat menjadikan materi pembelajaran menarik, tidak membosankan, mudah dipahami, dan dapat dipelajari kapan saja dan dari mana saja. Strategi pemanfaatan ICT yang benar diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran. Demikian beberapa hal yang disampaikan Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dalam Seminar Nasional Fisikan dan Pendidikan Fisika 2018 yang digelar oleh Prodi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta tanggal 15 September 2018. Semnas yang diikuti oleh dosen, guru dan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut berlangsung di aula kampus setempat yang dibuka oleh Dekan FKIP UNS.

The Utilization of ICT Towards Education 4.0

Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D tampil sebagai salah satu Invited Speaker dalam event The 2nd International Conference of Social Sciences and Education (2nd ICSSED) 5 September 2018 di Digital Library UNY dengan judul “The Utilization of ICT Towards Education 4.0”. Koferensi internasional yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial UNY tersebut juga menghadirkan pembicara Rudiantara S.Stat. MBA, Tony Seno Hartono, Prof. Susumu Kamimura (Department of Public Policy and Affairs, Nihon University Japan), dan Prof. Tang Siew Fun (Dean of Learning and Teaching, Curtin University, Malaysia).

Pembelajaran Berbasis ICT

Pembelajaran berbasis ICT

Pembelajaran berbasis ICT dengan pendekatan SCL diharapkan dapat mengoptimalkan hasil belajar dan menghasilkan pembelajar yang berfikir kritis, mandiri, inovatif dan bertanggung jawab. Hal ini disampaikan oleh Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D dalam kegiatan Workshop Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Industri UPN “Veteran” Yogyakarta 27 Agustus 2018. Kegiatan tersebut diikuti oleh para dosen di lingkungan FTI dan pimpinan Fakultas serta dibuka oleh Wakil Rektor I UPN “Veteran” Yogyakarta.

Student-Centered Learning dalam e-Learning

Pendekatan Student-Centered Learning diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar secara optimal dan sekaligus menghasilkan insan pembelajar sepanjang hayat yang berfikir kritis, mandiri, inovatif dan bertanggung jawab untuk menghadapi IR 4.0. SCL sangat tepat diterapkan dalam e-Learning karena aktivitas dan kemandirian merupakan kunci sukses dalam pembelajaran online. Demikian beberapa kesimpulan yang disampaikan oleh Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dalam workshop SCL dan e-Learning di Politeknik Negeri Bali tanggal 20 Juli 2018. Workshop yang dibuka oleh Ketua Unit Pengembangan dan Peningkatan Aktivitas Instruksional (UP2AI) – PNB diikuti oleh para dosen dari kampus setempat. Ketua UP2AI berharap dengan kegiatan workshop ini para dosen dapat memahami pentingnya SCL dan dapat menerapkan kedalam e-learning sehingga kegiatan pembelajaran sehari-hari menjadi lebih optimal dan meningkatkan kualitas mahasiswa PNB dalam menyongsong era revolusi industri 4.0.

Garis besar materi yang disajikan dalam workshop tersebut antara lain: Student-Centred Learning (SCL), Metode Pembelajaran dalam SCL, Keuntungan SCL, Konsep e-Learning, Pemanfaatan dan Hambatan e-Learning, Menyongsong Education 4.0, Penerapan SCL dalam e-Learning, Solusi dengan Blended Learning.

File presentasi dapat didownload di sini [PDF 632 KB].

E-learning Untuk Pembelajaran Matematika

Seminar Nasional dengan tema Mengintegrasikan E-learning dalam Pendidikan Matematika diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Kamis 10 Mei 2018. Seminar yang merupakan satu agenda dalam rangkaian kegiatan SEMPOA 2018 ini menghadirkan nara sumber Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dari Universitas Negeri Yogyakarta dan Prof. Dr. Budi Murtiyasa dari UMS.

Herman menyampaikan materi tentang Pemanfaatan E-learning dalam Pembelajaran Matematika. Beberapa hal yang disampaikan dalam kesempatan tersebut antara lain: Konsep e-learning, Pemanfaatan e-learning untuk pembelajaran matematika, Hambatan implementasi e-learning, dan Solusi dengan Blended Learning.

E-learning: Apa, Mengapa, Peluang dan Tantangan

Menghadapi era disrupsi dan revolusi industri 4.0, IKIP PGRI Wates menghelat Seminar Nasional dengan tema E-learning: Apa, Mengapa, Peluang dan Tantangan pada Sabtu 5 Mei 2018 di kampus setempat. Seminar yang dihadiri dosen, guru dan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut menghadirkan nara sumber dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) Bupati Kulon Progo dan Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. Kaprodi S2 Teknologi Pembelajaran PPs UNY.

Dalam paparannya, Herman menyimpulkan bahwa saat ini (1) Perguruan tinggi harus mulai menerapkan e-learning/online course, (2) Perguruan tinggi perlu membuat kebijakan terkait pelaksanaan e-learning/online learning, (3) Dosen perlu merancang model pembelajaran online/blended yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik (kompetensi).

Blended Learning Dalam Pembelajaran Vokasi

Blended Learning Blended Learning merupakan pembelajaran yang menggabungkan aspek-aspek terbaik dari pembelajaran tatap muka dengan keunggulan pembelajaran online. Model pembelajaran ini sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran vokasi karena keharusan mengembangkan kompetensi motorik yang bisa diperoleh melalui praktik langsung. Sementara itu, tersedianya sumber belajar online yang dapat diakses kapan saja dan dari mana saja menjadikan pembelajaran tersebut sangat fleksibel. Demikian antara lain yang disampaikan oleh Herman Dwi Surjono dalam Workshop Blended Learning di Politeknik Negeri Bali (PNB) pada tanggal 26 Maret 2018.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Unit SIM PNB tersebut diikuti oleh para dosen di lingkungan PNB dan perwakilan dosen Akademi Komunitas Negeri yang merupakan PDD Program Studi Di Luar Domisili di wilayah NTB. Pembantu Direktur I PNB yang juga turut serta dalam kegiatan tersebut berharap agar kualitas dan kuantitas konten e-learning dalam tiap perkuliahan di PNB meningkat sehingga memacu langkah PNB menuju kampus Vokasi terdepan.

 

APPED: Model Pengembangan MPI

Penelitian dan Pengembangan dalam Pendidikan (Research & Development in Education) adalah metode penelitian untuk menganalisis, merancang, membuat dan memvalidasi suatu produk pendidikan. Produk yang dihasilkan bisa berupa perangkat keras seperti modul, media pendidikan, alat evaluasi, perangkat pembelajaran, dll. maupun perangkat lunak seperti program pelatihan, proses pembelajaran, model pembelajaran, media pembelajaran elektronik, e-book, multimedia pembelajaran, dll. Tujuan penelitian jenis R & D adalah menghasilkan produk pendidikan, mengetahui kelayakannya, dan mengetahui kebermanfaatannya. Continue reading

Multimedia Pembelajaran Interaktif

Buku ini diperuntukkan bagi siapa saja yang sedang mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif karena secara lengkap membahas mulai dari konsep hingga pengembangan. Di samping itu, buku ini juga tepat sebagai acuan bagi peneliti yang akan melakukan penelitian jenis R & D (Research and Development) dalam bidang multimedia pembelajaran, karena model yang dikenalkan tepat sesuai tuntutan penelitian jenis tersebut. Model APPED digunakan untuk pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif.
Garis besar isi buku ini adalah sebagai berikut.
Bab 1. Multimedia. Dalam bab ini akan dibahas konsep multimedia, mulai dari pengertian multimedia, elemen multimedia, penyajian multimedia, alat membuat multimedia, distribusi multimedia, dan pemanfaatan multimedia.
Bab 2. Prinsip Multimedia Pembelajaran. Dalam bab ini akan dibahas teori yang mendasari MPI, mulai dari teori kognitif multimedia pembelajaran, prinsip multimedia pembelajaran, dan aspek multimedia pembelajaran.
Bab 3. Multimedia Pembelajaran Interaktif. Dalam bab ini akan membahas berbagai hal terkait pengertian MPI, level interaktivitas, strategi penyajian MPI, meningkatkan motivasi dalam MPI, dan komponen MPI.
Bab 4. Pengembangan MPI. Dalam bab ini akan dibahas model pengembangan MPI dan pengembangan MPI.
Bab 5. Evaluasi Multimedia. Dalam bab ini akan dibahas kriteria kualitas MPI, evaluasi formatif, dan evaluasi sumatif.

Silahkan menggunakan dan mengutip buku ini secara bijak, yakni dengan menyebutkan sumbernya sebagai berikut:
Surjono, Herman D. (2017). Multimedia Pembelajaran Interaktif: Konsep dan Pengembangan, Edisi Pertama. Yogyakarta: UNY Press.

Lihat statistik download file ini

Bahas Fungsi Animasi dalam e-Learing, Dosen UNY Jadi Pembicara di Barcelona

Dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Herman Dwi Surjono mendapat kehormatan sebagai pemateri dalam ajang The 9th International Conference on Education Technology and Computers (ICETC) di Barcelona, Spanyol.

Dalam papararannya, Herman membahas kemajuan teknologi informasi sebagai pembawa perubahan yang besar dalam dunia pendidikan, khususnya e-learning. E-learning tidak hanya mampu menghapus jarak dalam kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga menyajikan ilustrasi yang mendukung materi abstrak.

Dilansir dari laman UNY, Selasa (9/1/2018), presentasi itu diangkat dari makalah berjudul ‘The Effects of Various Animation-Based Multimedia Learning in e-Learning Course’ yang menjelaskan pengaruh animasi dalam multimedia pembelajaran menggunakan e-learning. “Animasi disertai dengan narasi yang relevan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi pembelajaran,” jelasnya.

Forum ICETEC merupakan bentuk kerja sama The International Association of Computer Science and Information Technology (IACSIT) dengan University of Barcelona, University Westminster, dan University of Hertfordshire. Forum tersebut merupakan sarana yang disediakan untuk bertukar pandangan mengenai teknologi pembelajaran.

Herman merupakan salah satu peserta yang lolos dalam seleksi paper dan berhak mempresentasikannya di hadapan peneliti tingkat dunia. Ia juga dipercaya sebagai Technical Committee yang bertugas mereview paper dan Session Chair yang memoderatori sesi paralel.

Atas prestasi ini, Herman mengaku bangga karena dapat membawa nama baik universitas di panggung internasional.

Sumber: Elva Mustika Rini, Jurnalis, Selasa 09 Januari 2018, 08:10 WIB

https://news.okezone.com/read/2018/01/08/65/1841845/bahas-fungsi-animasi-dalam-e-learing-dosen-uny-jadi-pembicara-di-barcelona

Pemanfaatan TI Untuk Pembelajaran

Kuliah Umum IKIP MataramDalam pendidikan, TI dapat meningkatkan Akses, Kualitas, Kesamaan, dan Belajar sepanjang hayat. Akses: TI untuk memperluas akses pendidikan bagi semua orang (e-learning, m-learning). Kualitas: TI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran (MPI, animasi, simulasi). Kesamaan: TI untuk memberi kesempatan belajar yg sama (VC, PJJ, MOOC). Belajar sepanjang hayat: TI untuk mendorong belajar sepanjang hayat (Sosmed, Internet, Youtube). Demikian beberapa hal yang disampaikan Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dalam Kuliah Umum yang diselenggarakan Program Studi Teknologi Pendidikan IKIP Mataram tanggal 3 November 2017. Kuliah Umum dengan topik Pemanfaatan ICT untuk Pembelajaran itu dihadiri ratusan mahasiswa dan dosen tidak saja dari Prodi TP tetapi juga dari Prodi lain di lingkungan FIP IKIP Mataram.

Strategi Pemanfaatan ICT

semnas pendidikan IPA

Melalui ICT kita dapat menjadikan materi pembelajaran menarik, tidak membosankan, mudah dipahami, dan dapat dipelajari kapan saja dan dari mana saja. Demikian salah satu kesimpulan yang disampaikan Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dalam Seminar Nasional Pendidikan IPA di Fakultas MIPA UNY pada tanggal 21 Oktober 2017. Dalam kesempatan ini, Herman menyajikan materi yang berjudul: Strategi Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran di Era Digital. Seminar yang dihadiri ratusan peserta tersebut juga menampilkan nara sumber lain yaitu Prof. Sri Rahayu, Ph.D dari Universitas Negeri Malang.

Inovasi Pemanfaatan TI

Pemanfaatan Teknologi Informasi tidak serta merta dapat meningkatkan mutu pembelajaran, akan tetapi kita harus secara inovatif dan optimal menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran. Demikian salah satu poin yang disampaikan Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dalam Seminar Nasional Pendidikan Mipa dan Teknologi di IKIP PGRI Pontianak 14 Oktober 2017. Dalam seminar yang dihadiri ratusan peserta tersebut, Herman yang juga Kaprodi S2 Teknologi Pembelajaran PPs UNY menyajikan materi dengan judul “Inovasi Pemanfaatan TI untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran”

Pembelajaran Aktif dan Kolaboratif Melalui e-Learning

E-learning yang berkualitas harus berisi bahan ajar yang baik dan berbagai aktivitas agar siswa senang dan menikmati pembelajaran online. Aktivitas dalam e-learning dapat mendorong siswa menjadi aktif, interaktif dan kolaboratif, serta tetap termotivasi. Demikian salah satu hal yang disampaikan oleh Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. dalam Lokakarya Pendidikan yang diselenggarakan oleh Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan Dinas Dikpora DIY tanggal 31 Agustus 2017. Lokakarya yang dihadiri ratusan guru dari wilayah DIY tersebut merupakan rangkaian dari event Gebyar Anugerah Ki Hajar tahun 2017.

Workshop Inovasi e-Learning di Unsyiah

Agar e-learning diminati oleh mahasiswa, kita perlu memberi sentuhan inovatif pada konten e-learning. Konten e-learning yang baik tidak saja berisi sumber belajar yang berkualitas, tetapi juga beragam aktivitas yang inovatif. Sebelum sebuah course e-learning digunakan untuk pembelajaran online, tim penjaminan mutu harus melakukan kontrol kualitas atas konten e-learning yang dikembangkan para pengajar. Demikian beberapa poin yang disampaikan oleh Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. pada Workshop Inovasi e-Learning yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) di Banda Aceh pada 27 – 28 April 2017.

Lebih dari 40 dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Unsyiah mengikuti workshop ini dengan sangat antusias karena mereka terlibat aktif baik dalam paparan materi, diskusi, dan praktik membuat course e-learning. Materi workshop yang disajikan dalam 2 hari ini terbagi dalam 9 sesi, yakni: Introduksi Manajemen E-learning Unsyiah, Pengembangan Konten E-learning Unsyiah untuk pembelajaran, Best Practice Penerapan Pembelajaran Berbasis E-learning, Strategi Penyampaian dan Evaluasi Pembelajaran berbasis E-learning, Strategi Pemanfaatan Beragam Fitur E-learning dalam Mewujudkan Pembelajaran yang Inovatif, Penyusunan Bahan/Materi Pembelajaran Berbasis E-learning yang inovatif, Standar Mutu dan Penjaminan Mutu Pembelajaran berbasis E-Learning, Praktik Penyusunan Bahan/Materi Pembelajaran Berbasis E-learning yang inovatif, Presentasi E-learning Karya Peserta.

Presentasi Blended Learning di London

foto-icdle-2016Perkembangan teknologi informasi memberi kemudahan akses ilmu pengetahuan dan perluasan pendidikan melalui online learning. Sementara itu, pembelajaran tatap muka juga tidak bisa ditinggalkan karena kebutuhan kompetensi motorik dan penguatan pendidikan karakter. Blended Learning (BL) merupakan penggabungan aspek-aspek terbaik dari pembelajaran online dan tatap muka.

Topik itulah yang dipresentasikan Prof. Herman Dwi Surjono dalam ajang The 7th International Conference on Distance Learning and Education (ICDLE 2016) di London, Inggris pada tanggal 29 sd 31 Oktober 2016. Dalam kesempatan tersebut Herman yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Teknik Informatika FT UNY menyajikan paper yang berjudul: The Implementation of Blended Learning in Multimedia Courses for Undergraduate Students in Indonesia.
Continue reading

Model Blended Learning

Blended Learning (BL) merupakan pembelajaran yang menggabungkan aspek-aspek terbaik dari pembelajaran tatap muka dengan keunggulan pembelajaran online. Beberapa alasan mengapa kita menerapkan BL antara lain: Kemudahan akses dan kenyamanan, Peningkatan pembelajaran, Rancangan instruksional meningkat, Petunjuk lebih jelas, Aktivitas belajar lebih terarah, Kesempatan Individualized learning, Keterlibatan meningkat melalui interaksi sosial, Pengaturan waktu lebih baik, Beaya lebih murah, Kebijakan harus tatap muka, Perlunya pendidikan karakter, Kompetensi psikomotor/ketrampilan.

Hal tersebut disampaikan Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D pada acara Workshop Student Center Learning di Universitas Atma Jaya Yogyakarta pada 10 Oktober 2016. Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Pengembangan dan Peningkatan Mutu Akademik UAJY tersebut diikuti dosen-dosen setempat.

Lebih lanjut dikemukakan juga berbagai model BL yang banyak digunakan di perguruan tinggi, yakni: Continue reading

Teknologi Informasi Untuk Pembelajaran

Fakultas Teknik UNY pada tanggal 24 September 2016 menggelar kegiatan seminar Nasional ELINVO 2016 yang menghadirkan nara sumber Dr. Warsito Purwo Taruno dan Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. Seminar yang dihadiri lebih dari 260 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini mengangkat tema Transformation of Electronics and Informatics in Daily Life: Challenges and Opportunities for ASEAN Economic Community. Dalam kesempatan ini, Herman membahas topik Teknologi Informasi untuk Pembelajaran yang diantaranya kini menjadi populer adalah Gamification. Gamification merupakan penerapan permainan dinamis dalam konteks non-game yang tujuannya adalah untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan pengguna.

Peran TIK dalam Pendidikan Masa Depan

foto1Sabtu 14 Mei 2016 Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. menjadi nara sumber dalam Seminar Nasional di Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan judul Peran TIK dalam Pendidikan Masa Depan. Dalam kesempatan ini disampaikan bahwa di masa depan tantangan pendidik semakin berat mengingat keharusan untuk menyiapkan lulusan yang mempunyai kompetensi 21st century skills. Oleh karena itu TIK perlu diterapkan secara optimal dalam aktivitas pembelajaran.

Pengintegrasian TIK dalam Pembelajaran

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Seminar Nasional pada 12 Mei 2016 dengan tema “Guru Pembelajar Abad XXI”. Sebagai salah satu nara sumber pada seminar tersebut, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. menyajikan makalah dengan judul Pengintegrasian TIK dalam Pembelajaran. Dalam seminar yang diikuti oleh para widya iswara, guru SMP/SMA/SMK se DIY, perwakilan MGMP Bandung, Semarang, Kediri, Surabaya tersebut, Herman menyampaikan bahwa dalam era global ini para guru hendaknya dapat mengintegrasikan TIK secara optimal dan inovatif dalam kegiatan pembelajaran agar siswa dapat belajar dengan mudah dan menyenangkan.

Pengembangan Pendidikan TI di Era Global

Stadium General UIN Ar-Raniry 3 Mei 2016Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengadakan Studium General pada Selasa 3 Mei 2016 di auditorium setempat. Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. Guru Besar Fakultas Teknik UNY yang menjadi nara sumber pada kegiatan tersebut menyampaikan materi Pengembangan Pendidikan TI di Era Global. Herman mengatakan bahwa agar menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di era global sebagai pendidik profesional bidang TI dan sekaligus sebagai tenaga profesional bidang TI, Program Studi PTI seharusnya dikembangkan secara terus menerus dan berkelanjutan. Pengembangan ini meliputi aspek kurikulum, dosen, bahan ajar, media dan strategi mengajar.

Pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran

Dalam rangka meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) menyelenggarakan workshop dengan tema “Peningkatan Kualitas PBM” dengan nara sumber Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. pada tanggal 4 Januari 2016 bertempat di Kampus UTY Yogyakarta. Dalam workshop yang diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan UTY tersebut, Herman menyampaikan bahwa dengan perancangan yang baik, ICT dapat menjadikan materi pembelajaran menarik, tidak membosankan, mudah dipahami, dan dapat dipelajari kapan saja dan dari mana saja. Pendidikan berbasis ICT kini cenderung bersifat anytime-anywhere, personalised, dan multiple.

Peranan ICT dalam Meningkatkan Prestasi Siswa

Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (PUSTRAL-UGM) bekerjasama dengan Puslitbang Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Simposium Nasional “Dampak Sosial Ekonomi Pengembangan Broadband di Indonesia” pada 24 November 2015 di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Sebagai salah satu nara sumber pada kegiatan tersebut, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. menyampaikan materi dengan teman Efektivitas Penggunaan Internet dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Pemda, tokoh masyarakat, unit layanan masyarakat, guru/dosen, dan pelaku usaha.

Pelatihan E-learning di SMA Taruna Nusantara

Dalam rangka meningkatkan kemampuan para Pamong Pengajar Pengasuh SMA Tanura Nusantara Magelang dalam mengaplikasikan e-learning, pada tanggal 15 dan 16 Juni 2015 diadakan pelatihan e-learning di aula setempat. Salah satu nara sumber dalam kegiatan tersebut adalah Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D. yang memberikan pengantar e-learning. Materi selanjutnya diberikan oleh para dosen dari Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika FT UNY.