Subscribe Subscribe | Subscribe Comments RSS
SELAMAT DATANG DI WEB BLOG FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

SUHARJANAPagi ini (19/4) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan mengukuhkan guru besar di bidang Kesehatan Olahraga/Kebugaran Jasmani, yaitu Prof. Dr. Suharjana, M.Kes dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Prof. Suharjana akan mempresentasikan pidato ilmiah berjudul: Kebugaran dan Kesehatan bagi Kesuksesan Hidup Sepanjang Hayat di hadapan Rapat Terbuka Senat UNY.

Keseharian Suharjana aktif sebagai dosen di jurusan Pendidkan Kesehatan dan Rekreasi FIK UNY. Sedangkan tugas tambahan yang pernah dipegang antara lain : Sekretaris Jurusan PKR FIK 1999 s/d 2003, Tim Pengembang Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY 2003 s/d 2004, Ketua Bidang KWU LPM UNY 2009, Sekretaris Prodi S2 IK Program Pascasarjana UNY 2010 s/d 2012, Ketua Penyunting Majalah Ilmiah “Medikora” FIK UNY 2008 s/d 2010.
Tugas organisasi keolahragaan/kemasyarakatan yang pernah dijabat oleh Suharjana antara lain Ketua PBV.Garuda, Kulon Progo 1990–sekarang, Pengurus Pengprop. PBVSI DIY 2001-sekarang, Pengurus Pengkab. PBVSI. Kulon Progo 2004–sekarang, Konsultan Fitness di Hotel Yogya Plaza 2005 s/d 2008, dan Pengurus KONI DIY 2009 s/d 2013.

Training, Short Visit, dan sejenisnya yang pernah diikuti diantaranya Pelatihan Pelatih bolavoli Tingkat Nasional, di Surabaya, Pelatihan Pelatih Sepak bola Mahasiswa Tingkat Nasional, di Semarang, Pelatihan Pelatih Atletik Level I IAAF, di Yogyakarta, Pelatihan Kondisi Fisik (Sports Conditioning), di Surabaya, dan Pelatihan Menagemen Olahraga, di Semarang. (wit&rew)

SENAM, BERGOYANG DAN SEMANGAT

Copy of senam (1)Jam masih menunjukkan pukul tujuh pagi. Namun irama musik mengundang Bapak/ Ibu pegawai FIK untuk bergoyang mengikuti gerakan instruktur. Senam rutin Jumat pagi kali ini berbeda. Mulai semester genap TA 2009/ 2010, berpindah tempat dari lapangan FIK timur ke Taman Olahraga Masyarakat (TOM). Pemindahan lokasi ini, guna menampung peserta senam yang setiap hari semakin bertambah pengikutnya. Tidak hanya dari pegawai, namun tidak sedikit mahasiswa yang ikut bergabung dalam setiap senam pagi.

Setiap gerakan mulai pemasanan, inti sampai dengan pendinginana diikuti dengan seksama. Saat senam usai, tibalah saat bercengkerama bersama seluruh pegawai sembari menikmati menu ala angkringan`. Nasi bungkus lauk teri, bakmi, dan sambel oseng tempe, gorengan, jagung rebus, krupuk serta tak ketinggalan aneka jajan pasar dan teh panas. Hhhmmmm, makan dan minum semakin terasa lezat, setelah senam membakar kalori tubuh. Kadang, apabila ada Bapak/ Ibu pegawai yang sedang merayakan tasyakuran, menu-menu lebih istimewa Namun apapun menunya, yang utama bukan menunya, tapi rasa guyupnya.

Semua menu dinikmati langsung dengan dipuluk (menyuapkan makanan langsung menggunakan tangan dan tanpa sendok). Ada yang mengambil tempat di gazebo, beberapa nampak lesehan di bawah pohon rindang. Sesekali waktu, pernah pejabat Rektorat juga bergabung senam di FIK. Setelahnya juga mendapakan suguhan serupa. Hayo, goyang terus, tetap semangat, dan selalu bugar……….(ratnae)senam2

Copy of sonyjepang1Soni Nopembri dan Rithaudin berangkat ke Jepang (2/4) dalam rangka mengikuti kursus singkat di Institute of Health Science, Kyushu University. Mereka bertemu dengan Profesor Yoshio Sugiyama. Selama seminggu di negeri Sakura, agenda kegiatan mereka adalah sebagai berikut: 1)Senin: research meeting dengan mahasiswa program Master dan Doktor pada program exercise and sport science. 2)Selasa: research meeting di Kyushu University (beda lokasi di kampus lain) untuk melihat sarana dan prasarana, aktivitas mahasiswa, laboratorium, serta diskusi tentang pelaksanaan pendidikan jasmani dan olahraga untuk mahasiswa baru di Kyushu University. 3)Rabu: research meeting, melihat latihan team baseball profesional softbank hawks fukuoka, diteruskan dengan melihat pertandingannya secara langsung di Fukuoka Yahoo! Dome. 4)Kamis: research meeting dan diskusi dengan Profesor. Kimio Hashimoto, dilanjutkan mengunjungi Kyushu National museum. 5)Sabtu: research meeting dan melihat pertandingan sepakbola profesional J-League.

“Selama di sana kami sempat berkomunikasi dengan Sensei/profesor dalam bidang keilmuan yang didalami yaitu sport and exercise psychology and physical education, peluang pengembangan bidang olahraga populer, pengembangan program penjas dan olahraga di universitas, peluang penjalinan kerjasama, peluang melanjutkan studi pada program doktoral di kyushu university, rintisan penelitian kerjasama, dll.”, jelas Soni dan rithaudin dalam emailnya. (ratnae)Copy of Sonyjepang

PEKAN OLAHRAGA MAHASISWA

forma (2)Untuk mencapai prestasi baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional perlu adanya usaha dan kerja keras. Oleh karena itu dalam mencapai prestasi diperlukan pembinaan sedini mugkin dari tingkat dasar sampai dengan tingkat atas. Perguruan tinggi sebagai lembaga yang mempunyai insan-insan yang berpotensi merupakan sasaran yang tepat mewujudkan prestasi tersebut.

Demikian Wardasih Nugraeni, Ketua panitia Pelaksanana Pekan Olahraga Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (PORMA FIK UNY 2010) menyampaikan dalam laporan pembukaan kegiatan. PORMA terdiri dari beberapa jenis event olahraga dapat dijadikan sebagai wahana tindak lanjut pembinaan olahraga yang dilakukan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta serta sebagai dukungan pembinaan olahraga nasional. Kegiatan tersebut juga dapat dijadikan sebagai motivasi bagi mahasiswa dalam bersaing di bidang olahraga dengan tetap menjaga fair ply dalam setiap pertandingan yang diikuti.

Pekan Olahraga Mahasiwa FIK UNY 2010 dengan tema Tunjukkan Prestasimu melalui sportivitas (2-17) April 2010, dibuka rektor UNY, Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., MA (2/4), menampilkan cabang olahraga: Futsal (putra dan putri), Voli (putra dan putri), Lari sprint (putra dan putri), serta sepakbola (putra). Dalam sambutannya rektor menyampaikan beberapa aspek, diantaranya: 1) Spiritualisme dengan diberikan kondisi fisik yang sehat, 2) Aspek Olahraga, bahwa kebutuhan olahraga tidak hanya di kelas tetapi juga di lapangan. Semoga mahasiswa yang menggeluti bidang ini dapat menjadi profesional muda dalam bidang olahraga, 3) Aspek profesional, dengan olahraga kita tegakkan sportivitas serta kita tunjukkan bagaimana kita meraih dalam olahraga hal yang jauh lebih penting. Lanjutnya, “Ada lima aspek penting, yaitu meraih setingginya, secepatnya, seberatnya, sekompaknya, sehebatnya sehingga prestasi akan mudah untuk diraih. Karena permainan yang butuh kekompakan membutuhkan partisipasi dan sportivitas. Sedangkan 4) Aspek leadhership, hendaknya dapat mengorganisir pertandingan ini dengan rapi dan tak kalah penting 5) Aspek sosial, dengan mempererat tali silaturahmi antar jurusan, fakultas, dalam bidang olahraga. Oleh karena itu kami beri apresiasi pada mahasiswa seni, akademik, keilmuan, dan olahraga”.

Pembukaan Porma dalam rangka memeriahkan Dies Natalis UNY ke 46, ditandai dengan pelepasan sepasang burung merpati, didampingi Pembantu Rektor III, Prof. Dr. Herminarto Sofyan dan Dekan FIK, Sumaryanto, M.Kes. (ratnae)

forma (1)forma (3)forma (4)forma (5)

STUDENT EXCHANGE

student exchangeFIK UNY menyeleksi tiga mahasiswa terpilih yang akan maju mewakili fakultas untuk mengikuti seleksi selanjutnya di tingkat Universitas Negeri Yogyakarta. Mereka adalah Seto, Dwi Apriyanto, dan Yuliana. Rencananya satu dari terpilih, bersama perwakilan dari fakultas lain yang kelak terpilih di tingkat universitas akan mewakili UNY dalam program pertukaran mahasiswa di luar negeri.

Demikian, Kasubag Kemahasiswaan FIK UNY, Dra. Sudaryati menjelaskan. Senada, Pembantu Dekan III FIK UNY, Agus Sumhendartin, M.Pd. mengatakan peserta yang mengikuti pemilihan student exchange ini adalah mahasiswa yang mewakili organisasi mahasiswa (ORMAWA) fakultas yang tergabung dalam kepengurusan inti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM FIK UNY). Informasi lebih lanjut mengenai keberangkatan dan negara tujuan masih akan menyusul kemudian, tentunya setelah seleksi tingkat universitas telah dilaksanakan.

Proses seleksi di Fakultas, masing-masing peserta unjuk kemampuan Bahasa Inggris dan penyajian makalah melalui presentasi makalah dalam Bahasa Inggris, dinilai oleh dosen pendamping mahasiswa (5 orang), yaitu Subagyo, M.Pd., Sismadiyanto, M.Pd., Farida Mulyaningsih, M.Kes., Devi Tirtawirya, M.Or., Sigit Nugroho, M.Or. Selain tersebut di atas, aspek lain yang dinilai adalah IPK kumulatif, Portopolio, Kepribadian, dan Kebugaran Jasmani. (ratnae)

Copy of DSC00018Satu semester sudah mahasiswa FIK UNY yang tinggal di wisma olahraga menempati ruangan yang berada di kampus FIK timur. Memasuki semester kedua, manajemen wismor menggelar lomba kebesihan antar ruangan. Meskipun informasi lomba telah disampaikan jauh hari sebelumnya, namun kehadiran tim juri secara mendadak cukup mengejutkan penghuni wismor. Dan hasil kejuaraan telah disampaikan oleh manajer Wismor, Yudik Prasetya, M.Or betempat di ruang sidang utama FIK UNY (31/3) (ratnae)

SOSIALISASI PMW DI FIK

pmw2010Jangan takut mencoba. Kami akan memberikan hadiah untuk yang menang. Ada tiga catatan yang kami sampaikan. Jangan terjebak aspek kuantitas dan lupa kualitas. Misal: ada tiga mahasiswa yang nakal, maka jangan dipukul rata seluruh mahasiswa FIK sejumlah tiga ribu lima ratus sembilan puluh empat dianggap juga nakal. Sehingga dari aspek kualitatif harus bersyukur.

Demikian Dekan FIK UNY, Sumaryanto, M.Kes saat membuka Sosialisasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW 2010), bertempat di ruang sidang utama FIK UNY awal Maret lalu. Lanjutnya, Image atau citra harus dikelola secara positif. “Maka di acara ini kami sampaikan, publikasikan. Supaya banyak pihak yang mengetahui keberadaan saudara melalui karya-karya saudara”, tegasnya.

PMW bertujuan untuk: 1) Meningkatkan kecakapan dan keterampilan mahasiswa khususnya sense of bussiness sehingga akan tercipta wirausaha-wirausaha muda potensial, 2) Menumbuh kembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan tinggi, 3) Menciptakan unit baru yang berbasis IPTEK, 4) Membangun jejaring bisnis antara pelaku bisnis wirausaha pemula dengan pengusaha (terutama UKM) yang sudah mapan.

PMW diikuti oleh mahasiwa FIK yang telah duduk pada semester empat sampai dengan enam, menghadirkan penanggung jawab PMW UNY, Prof Dr. Jumadi. “Jika Saudara mau mengkuti PMW, Saudara hendaknya memiliki minat/ bakat kewirausahaan dan atau pengalaman berwirausaha. Nantinya makalah Saudara boleh individu atau kelompok yang diajukan dalam proposal sesuai dengan format yang telah ditentukan. Selain itu, Sanggup mengikuti seluruh kegiatan yang diselenggarakan (diklat, magang, penyusunan bussiness plan, pendirian usaha, pelaksanaan usaha, pelaporan hasil), dan sanggup mengembalikan modal kerja sesuai skema pengembalian yang telah disepakati (dengan catatan saat lulus sudah lunas), pengusul perorangan tersedia modal kerja maksimum Rp, 5.000.000,00 sedangkan berkelompok maksimum Rp. 15.000.000,00 sampai dengan Rp. 25.000.000,00, serta belum pernah mendapat modal kerja dari PMW sebelumnya”, jelasnya. (ratnae)

Copy of IMG_0124Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta menggelar Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (20/3), bertempat di Ruang Sidang Utama FIK UNY. Enam peserta tampil menyajikan makalah di hadapan dewan juri. Keluar sebagai juara pertama, Nur Sita Utami disusul oleh Dwi Aprianto pada peringkat kedua dan Ado Purwanto pada peringkat ketiga.

“Pemilihan mahasiswa berprestasi bertujuan untuk mengetahui mahasiswa yang berprestasi setiap tahun. Mereka yang keluar sebagi juara pada tingkat fakultas akan maju di tingkat universitas untuk mengikuti babak selanjutnya,” demikian Pembantu Dekan III, Agus Sumhendartin Suryobroto, M.Pd sekaligus penanggung jawab kegiatan.
Lanjutnya, mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini akan mendapatkan banyak keuntungan diantaranya mempresentasikan makalah baik dalam Bahasa Indonesia maupun dalam Bahasa Inggris. Mengingat yang diujikan dalam kegiatan tersebut bukan hanya makalah saja, namun juga Bahasa Inggris, kepribadian, kebugaran, Indek Prestasi Kumulatif, Porto Polio (kumpulan prestasi), maka langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah pelatihan. Para juara tingkat fakultas berhak mengantongi uang pembinaan sebesar Rp.500.000,00; Rp.400.000,00; dan Rp.200.000,00 masing-masing untuk juara I, II, III. (ratnae)

Copy of DSC_0214Mahasiswa adalah masa keemasan dalam mengukir prestasi olahraga, maka melalui Badan Pembina Olahraga Mahasiwa Indonesia Pengurus Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (BAPOMI Pengprov. DIY), dapat digunakan sebagai wahana sharing pembinaan olahraga mahasiswa DIY sehingga dapat berprestasi di tingkat daerah, nasional, regional, maupun internasional. Untuk itu perguruan tinggi ikut berperan menyiapkan atletnya berprestasi.

Demikian Prof. Dr. Herminarto Sofyan, yang terpilih kembali sebagai ketua umum pengprov. BAPOMI DIY periode 2010 – 2013 saat pelantikan seluruh pengurus bertempat di ruang sidang utama rektorat UNY (19/3).
Pelantikan langsung dilakukan oleh Ketua Pengurus Pusat BAPOMI, Dr. Hendarman. Dalam sambutannya, Hendarman menjelaskan bahwa BAPOMI bertujuan untuk 1) Membina dan meningkatkan kesehatan dan kesegaran jasmani serta memupuk ketahanan mental, disiplin dan sportivitas mahasiswa, 2) Membina dan mengembangkan bakat dan minat mahasiswa di bidang olahraga serta mendorong permasalahan dan pemanduan bakat di perguruan tinggi, 3) Meningkatkan prestasi olahraga mahasiswa di tingkat daerah, nasional, dan internasional, 4) Memupuk kerjasama dan mengembangkan rasa kekeluargaan antar mahasiswa Indonesia dan internasional dalam rangka menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa serta perdamaian dunia, 5)Meningkatkan pembinaan olahraga melalui pendekatan ilmiah. Usai pelatikan, dilanjutkan penyerahan bendera BAPOMI dari ketua lama Pengprov. BAPOMI kepada Ketua PP BAPOMI dan diserahkan kembali kepada ketua Pengprov. BAPOMI terpilih (Prof. Dr. Herminarto Sofyan).

Hadir pada kesempatan tersebut, ketua KONI DIY, GBPH Prabukusumo. Sebagaimana tertuang dalam kegiatan strategis BAPOMI adalah membantu pemerintah dan KONI dalam rangka merumuskan kebijakan dan pembinaan prestasi olahraga mahasiswa perguruan tinggi di tingkat daerah, nasional, dan internasional. Senada, Prabukusmo menyampaikan apresiasi yang besar atas prestasi mahasiswa atlit DIY yang memperoleh 17 emas dalam Pekan Olahraga Mahasiswa (POMNAS) di Palembang 2009 lalu. 10 emas-nya merupakan sumbangan dari cabang olahraga panahan. (ratnae)