Subbag Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan

Sub Bagian Pendidikan

FIP Universitas Negeri Yogyakarta
Universitas Negeri Yogyakarta

Mencoba Blog Pendidikan Baru

Written by pendidikan on Jan 4th, 2013 | Filed under: Uncategorized

Blog  khusus subbag Pendidikan menyajikan informasi seputar kegiatan Subbag Pendidikan FIP UNY , Pengumuman, Informasi Akademik , dll

 

***Blog saat ini masih dalam perbaikan dan pengembangan mohon maklum.***

 



16 Responses to “Mencoba Blog Pendidikan Baru”

  1. Ternyata ada kecenderungan beberapa guru untuk membagikan hasil ulangan kepada murid untuk diperiksa bersama, pantas saja kesamaan dengan teks menjadi penting karena jawaban dideskripsikan dengan “jawaban no.1 ada di halaman sekian” dst. Beda sedikit saja murid-murid langsung bertanya, apakah ini benar atau salah (lucunya kadang diantara mereka tau bahwa jawaban teman yang mereka itu benar, tapi karena tidak sempurna persis seperti buku, mereka mencoba mengkonfirmasi).

  2. mencoba menghidupkan kembali kemampuan menulis yang – entah kenapa – hilang. bagaimana caranya? padahal sepeti sekarang ini, ide yang kemarin atau entah kapan ingin dituangkan ke tulisan ternyata menguap dari ingatan. yah, pokoknya menuslis, seperti yg sekarang ini dilakukan, barangkali membantu membangkitkan lagi kemampuan menulis tersebut. Ada ide yg muncul: alangkah pentingnya ketrampilan mengetik di keyboard, tidak seperti sekarang ini menulis dg sebelas jari karena kebiasaan (maksudnya sebelas jari, tangan kiri satu jari tangan kanan satu jari,kalau dijejer mjd sebelas jari.

  3. ‘Memajukan pendidikan’ itu dulu, bagi admin pribadi, sepertinya hanya urusan orang dewasa. Guru, pejabat, dan sebagainya. Sekarang, tidak lagi! Kamu sebagai pelajar sekarang juga bisa ikut berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia!

  4. sekedar share aja. penulis pernah berpikir?mungkin gak sich ada jalan lain untuk menghadirkan pengunjung ke blog kita tanpa harus melalui search engine. penulis hilir mudik blogwalking untuk cari info. ternyata ada info bahwa social network juga adalah alat yang ampuh untuk menghadirkan pengunjung.tapi anehnya ini info gak menyebutkan apa alasannya.

  5. ‘Memajukan pendidikan’ itu dulu, bagi admin pribadi, sepertinya hanya urusan orang dewasa. Guru, pejabat, dan sebagainya. Sekarang, tidak lagi! Kamu sebagai pelajar sekarang juga bisa ikut berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia!

  6. menurut saya BNSP telah melanggar UUGD karena kewenangan guru menilai siswanya telah dikebiri dan hanya diberi jatah 40%, mereka hanya mengejar proyek bukan mutu pendidikanadanya UN sebagai penentu kelulusan telah merusak strategi pembelajaran PAIKEM menjadi UN target, drill, les, tambahan jam…padahal untuk apa sekolah?

  7. Kami percaya dan meyakini bahwa kursus membuat robot ini merupakan trend pendidikan pada masa depan. Kami juga sangat cocok dan menyetujui pendapat Bill Gates, yang mengatakan dan mengungkap bahwa pada masa yang akan datang manusia akan tumbuh dan hidup bersama robot. Karena itu, sedini mungkin kami mencoba memperkenalkan robot kepada anak anak, melalui lembaga pendidikan ini.

  8. Ditunggu postingannya …..

  9. mencoba menghidupkan kembali kemampuan menulis yang – entah kenapa – hilang. bagaimana caranya? padahal sepeti sekarang ini, ide yang kemarin atau entah kapan ingin dituangkan ke tulisan ternyata menguap dari ingatan. yah, pokoknya menuslis, seperti yg sekarang ini dilakukan, barangkali membantu membangkitkan lagi kemampuan menulis tersebut. Ada ide yg muncul: alangkah pentingnya ketrampilan mengetik di keyboard, tidak seperti sekarang ini menulis dg sebelas jari karena kebiasaan (maksudnya sebelas jari, tangan kiri satu jari tangan kanan satu jari,kalau dijejer mjd sebelas jari.

  10. Metode komparatif mencoba membandingkan antara tujuan ajaran islam tentang pendidikan dan tuntunan fakta-fakta pendidikan yang hidup dan berkembang pada masa dan tempat tertentu. Dengan metode ini dapat diketahui persamaan dan perbedaan yang ada pada dua hal tersebut sehingga dapat diajukan pemecahan yang mungkin keduanya apabila terjadi kesenjangan.

  11. Pandangan fislafat pendidikan sama dengan perananya merupakan landasan filosofis yang menjiwai seluruk kebijaksanaan pelaksanaan pendidikan. Dimana landasan filsofis merupakan landasan yang berdasarkan atas filsafat. Landasan filsafat menalaah sesautu secara radikal, menyeluruh, dan konseptual tentang religi dan etika yang bertumpu pada penalran. Oleh karena itu antara filsafat dengan pendidikan sangat erat kaitannya, dimana filsafat mencoba merumuskan citra tentang manusia dan masyarkaat sedangkan pendidikan berusahan mewujudkan citra tersebut.

  12. a. Latar belakang Dalam proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Dalam makalah ini akan membahas bagaimana perbedaan antara media pembelajaran, media pendidikan serta media massa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Dalam metodologi pengajaran ada dua aspek yang paling menonjol yakni metode mengajar dan medis pendidikan sebagai alat bantú mengajar. Sedangkan penilaian adalah untuk mengukur atau menentukan taraf tercapai tidaknya tujuan pengajaran. Kedudukan media pendidikan sebagi alat bantú mengajar ada dalam komponen metodologi, sebagai salah satu lingkungan belajar yang diatur oleh guru. Di sini juga akan dibahas penggunaan media pembelajaran. Seperti yang kita ketahui media pembelajaran itu banyak macamnya. Untuk proses belajar mengajar yang baik kita harus menggunakan media pembelajaran yang tepat. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada uraian dalam makalah ini.

  13. Tak lama kemudian Siti Nurbaya meninggal dunia karena memakan lemang beracun yang sengaja diberikan oleh kaki tangan Datuk Maringgih. Kematian Siti Nurbaya itu terdengar oleh Samsulbahri sehingga ia menjadi putus asa dan mencoba melakukan bunuh diri. Akan tetapi mujurlah karena ia tak meninggal. Sejak saat itu Samsulbahri tidak meneruskan sekolahnya dan memasuki dinas militer.

  14. pendidikan mengutamakan penciptaan manusia yang hmanistis. Pada abad pertengahan, pendidikan mengutamakan menjadikan manusia sebagai pengabdi Khalik (baik versi Islam maupun versi Kristiani). Pada abad pertengahan (1600-an-1800-an), melahirkan teori Nativisme (Rousseau, 1712-1778), Empirisme oleh Locke (1632-1704) dan konvergensi oleh Stern (1871-1939). Semuanya cendrung kepada nilai individu anak sebagai manusia yang memiliki karakteristik yang unik.

  15. Selanjutnya kampus harus menyiapkan mahasiswa unggulannya untuk sign in (mendaftar) menjadi calon guru. Setelah nama-nama kandidatnya komplit, mahasiswa jenjang akhir itu langsung digembleng untuk menjadi guru profesional melalui pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG).

  16. a. Latar belakang Dalam proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Dalam makalah ini akan membahas bagaimana perbedaan antara media pembelajaran, media pendidikan serta media massa dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Dalam metodologi pengajaran ada dua aspek yang paling menonjol yakni metode mengajar dan medis pendidikan sebagai alat bantú mengajar. Sedangkan penilaian adalah untuk mengukur atau menentukan taraf tercapai tidaknya tujuan pengajaran. Kedudukan media pendidikan sebagi alat bantú mengajar ada dalam komponen metodologi, sebagai salah satu lingkungan belajar yang diatur oleh guru. Di sini juga akan dibahas penggunaan media pembelajaran. Seperti yang kita ketahui media pembelajaran itu banyak macamnya. Untuk proses belajar mengajar yang baik kita harus menggunakan media pembelajaran yang tepat. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada uraian dalam makalah ini.

Leave a Reply