Green Computing 2: Stop Global Warming Versi SIAKAD UNY

Catatan: Tulisan saya ini sudah dimuat dan disarikan di Majalah “Computing Channel” Jakarta.

Ringkasan

Perhitungan sederhana pada penggunaan kertas untuk pengisian KRS dan pencetakan KHS pada SIAKAD mulai tahun 2005, UNY menghemat 13.23 pohon setiap tahunnya. Bagaimana angka tersebut bisa diperoleh? Silahkan baca tulisan singkat berikut. Tulisan ini melengkapi tulisan sebelumnya dengan hitungan teknis sederhana.

(more…)

Green Computing: Solusi TI Ramah Lingkungan

Oleh Priyanto (Kedaulatan Rakyat, 19 Mei 2008)

Teknologi, di satu sisi memperbaiki dan mendukung kehidupan manusia, sementara di sisi lain menghancurkan. Teknologi selalu menyatu dengan konsekuensinya, teknologi tidaklah netral, demikian dikatakan Naisbit (1999). Teknologi Informasi (TI) adalah produk kreatif dari imaginasi dan mimpi manusia, keberadaanya telah menjadi bagian integral dari evolusi kultur manusia. Memanfaatkan TI secara efisien namun dengan hasil yang optimal adalah imperatif, untuk menggeser garis resultan konsekuensi agar (cenderung) berada pada sisi positif.

Diperlukan perubahan paradigma dan perilaku agar TI memberi manfaat melampaui biaya yang sudah dikeluarkan untuk investasi dan energi. Manfaat, bukan hanya memberi solusi komputasi, tetapi juga memberi sumbangan positif (baca: menjaga) alam semesta dalam bentuk mengurangi deforestasi atau kerusakan hutan. TI yang merupakan produk hitech memiliki konotasi dengan kota dan modern kok dikaitkan dengan hutan yang lebih dekat dengan “tarsan” dan primitif. Adakah kaitannya? Green computing adalah jawabannya. Meskipun kita jarang (atau bahkan tidak pernah) mendengar, ini bukan istilah baru dalam khasanah TI. Yang jelas, green computing bukan komputasi tarsan atau komputasi primitif, tetapi solusi komputasi modern dan beradab. (more…)

Mendorong E-learning di Sekolah

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki peran yang sangat penting dalam bidang pendidikan kejuruan, karena TIK dapat menjadi jembatan untuk mengurangi kesenjangan teknologi dan mengurangi kesenjangan informasi. Dalam dunia pendidikan, TIK dapat berfungsi sebagai subjek yang dipelajari, sebagai alat untuk pembelajaran yang disebut electronic learning (e-learning), dan sebagai sumber informasi dan komunikasi. Namun demikian, keunggulan TIK dan keuntungan yang ditawarkan belum dapat dimanfaatkan secara optimal, bahkan Indonesia cenderung tertinggal. Hal ini terkait dengan beberapa kendala, yang mencakup masalah infrastruktur teknologi dan masalah sumber daya manusia yang terkait dengan faktor sosial dan budaya. (more…)

Priyanto

Foto

Selamat datang di blok saya. Di sini saya akan berbagi tentang software engineering & e-learning.

Software Engineering.

  • Object Oriented Development (OOD) yang mencakup: analysis (OOA), desain (OOD), dan programming (OOP) yang merupakan bidang utama saya.
  • Software metric mencakup: bagaimana membangun modul program yang memenuhi syarat low-coupling dan high-cohesion (cohesive), sehingga meningkatkan reusability.

E-learning.

Mulai tahun 2000, saya berkecimpung dalam pengembangan ICT dalam pembelajaran (e-learning). Ternyata e-learning tidak sekedar infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia, tetapi lebih pada leadership & culture, inilah yang dilupakan orang dalam pengembangan e-learning dan…. yang paling rumit untuk digarap.