Search

Archive for the ‘Freebsd’ Category

coba katanya ndak bisa post apa bener
Seperti banyak diketahui bahwa Nginx sebagai aplikasi webserver belakangan ini semakin banyak dilirik dan banyak peminatnya dikarenakan performanya sangat baik. Akan tetapi dalam hal sebagai server admin, nginx sedikit merepotkan karena setiap aplikasi memiliki directive sendiri-sendiri sesuai dengan karakteristik aplikasi tsb, utamanya dalam handle rewrite url. Sedangkan Apache sangat fleksible dari sisi server admin, cukup
Mikrotik sebagai Hotspot Controller sudah banyak dipakai karena harga yang terjangkau dan konfigurasinya  relatif mudah. Ada beberapa fitur authentication login yang bisa diterapkan pada server Hotspot Mikrotik antara lain menggunakan Internal User Profile, menggunakan Internal Radius, dan menggunakan Exsternal Radius. Di sini saya akan menggabungkan fitur Hotspot Controller Mikrotik dengan External Radius yaitu Freeradius. Sedangkan
Bagi yang sudah terbiasa menggunakan Virtualisasi dengan vendor VMWare Esxi pasti banyak mengetahui kelebihan fitur yang ada di dalamnya. Salah satu fiturnya antara lain dapat melakukan resize virtual disk yang dari awal sudah diset ukuruannya. Di sini saya coba memberikan sedikit gambaran untuk resize/expand disk Pada VM Esxi di OS Freebsd 10.2. Pertama lakukan edit
Bagi Administrator System terkadang direpotkan backup database dengan cara  manual. Sedikit sebagai catatan saya pribadi saja dibawah ini ada contoh script auto backup untuk database postgresql ataupun mysql. Script Auto Backup Mysql 1. Buat file dengan nama terserah, misal di /usr/local/etc/mysqlscript.sh , isikan seperti berikut. [crayon-5604f3a0d243e399428845/] 2. Chmod file tsb agar bisa di eksekusi. [crayon-5604f3a0d2454102619961/]
Sebagai catatan ringan saja untuk saya sendiri agar tidak lupa. Saya coba tuliskan sedikit cara menginstall proxy squid lusca di FreeBSD dengan topologi sebagai berikut Keterangan: IP Mikrotik ether1-publik = 111.213.168.102/26 ether2-lokal = 192.168.12.254/24 ether3-proxy = 10.29.0.254/24 Ip Proxy (em0) = 10.29.0.253/24   Instalasi FreeBSD 10.1 ZFS Untuk tutorial instalasi freebsd 10.1 dengan metode ZFS
Freebsd mulai versi 10 sudah ada fitur partisi zfs (experimental use). partisi zfs sudah sangat dikenal karena beberapa kelebihan2nya dalam menangani jumlah file yang besar. sekarang saya akan menerapkan cara menambah partisi baru pada freebsd 10 yang sudah running partisi zfs. pertama coba cek disk baru yang terdeteksi di box freebsd [crayon-54bcb8bddbfca249253079/] bikin partisi gpt
Freebsd mulai versi 10 sudah ada fitur partisi zfs (experimental use). partisi zfs sudah sangat dikenal karena beberapa kelebihan2nya dalam menangani jumlah file yang besar. sekarang saya akan menerapkan cara menambah partisi baru pada freebsd 10 yang sudah running partisi zfs. pertama coba cek disk baru yang terdeteksi di box freebsd [crayon-54bcb8bde920b353934463/] bikin partisi gpt
Pada artikel sebelumnya, saya sudah membahas tentang replikasi Master-Master Mysql. Sekarang saya akan coba membuat load balancer untuk akses kedua server mysql tersebut melalui satu pintu menggunakan HaProxy. Konfigurasi yang akan saya buat seperti berikut: Dari Gambar diatas saya bermaksud membuat cluster database, yang dapat digunakan sebagai load balancer(pembagi beban) antara server DB1 dan DB2.