MEMBANTU MEMECAHKAN MASALAH LIMBAH LAUNDRY DI SLEMAN DENGAN PROGRAM IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM)

MEMBANTU MEMECAHKAN MASALAH  LIMBAH LAUNDRY DI SLEMAN DENGAN PROGRAM IPTEK BAGI MASYARAKAT (IbM)

Oleh:

Tien Aminatun*, Regina Tutik Padmaningrum**, Yuliati*

E-mail: tien_aminatun@uny.ac.id

*Dosen di Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UNY

** Dosen di Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA UNY

 

ABSTRAK

Berkembangnya Yogyakarta sebagai kota pelajar membawa pengaruh bagi wilayah di sekitarnya, termasuk Kabupaten Sleman.  Karangmalang dan Kuningan merupakan perkampungan yang terletak di dalam wilayah Kabupaten Sleman dan berlokasi di dekat kampus Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Gadjah Mada. Hal tersebut menyebabkan kedua perkampungan ini berpenduduk sangat padat. Banyaknya mahasiswa luar daerah yang tinggal di perkampungan ini menyebabkan bisnis jasa laundry tumbuh subur. Kurang lebih 30 usaha jasa laundry ada di perkampungan ini. Usaha ini berdampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. Namun demikian hal ini juga menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan  karena limbah cair dari aktivitas laundry tersebut langsung dibuang ke lingkungan tanpa dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Oleh karena itu, tujuan utama dari program IbM ini adalah mengatasi pencemaran lingkungan dengan membuat instalasi pengolah limbah cair laundry dan pemakaian detergen ramah lingkungan.

Di antara pengusaha jasa layanan laundry tersebut adalah “Sekar Laundry” dan “Ramadhani Laundry” yang berperan sebagai mitra dalam kegiatan ini. Permasalahan utama yang dihadapi oleh kedua mitra tersebut adalah masalah  pengelolaan dan pembuangan limbah cair. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan kegiatan dengan metode: (1) sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan untuk pengenalan detergen ramah lingkungan dan pengolahan limbah dengan Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) sederhana; dan (2) penerapan teknologi tepat guna yaitu pembuatan IPAL untuk kedua mitra.

Hasil yang dicapai telah sesuai dengan tujuan, yaitu dapat mengatasi pencemaran lingkungan akibat limbah cair laundry. Berdasar uji laboratorium limbah laundry yang telah melewati IPAL menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan sehingga lebih aman untuk dibuang ke lingkungan, dengan tingkat penurunan BOD mencapai 27.125%, COD 120.350%, TSS 17.300%, deterjen 11.597%, dan pospat 88%.

 

Kata kunci: Usaha Jasa laundry, Sleman

 

  

TO HELP LAUNDRY WASTE WATER PROBLEM SOLVING IN SLEMAN WITH

SCIENCE AND TECHNOLOGY FOR SOCIETY PROGRAMME

by:
Tien Aminatun *, Regina Tutik Padmaningrum **, Yuliati *

E-mail: tien_aminatun@uny.ac.id 
*
Lecturer in the Department of Biology Education,  Mathematics and Natural Science, Yogyakarta State University
** Lecturer in the Department of Chemistry Education, Mathematics and Natural Science, Yogyakarta State University

ABSTRACT

Karangmalang and Kuningan are the area located near the campus of Yogyakarta State University and Gadjah Mada University. This causes the two areas have crowded population. Many students from outside of Sleman Yogyakarta stay in many boarding houses that need laundry service since they do not have enough time  and are very busy of studying activities. There are approximately 30 laundry service businesses in these areas. The condition has positive impact on local people income generating. However, it also cause adverse effects on the environment because of the laundry waste water directly discharged into the environment without prior treatment. The priority problem to solve is the disposal of waste water and dissemination of eco-friendly detergen.

We had “Sekar Laundry” and “Ramadhani Laundry”as our partners in this programme. To achieve the objectives of the project we carried out the following methods: (1) socialization, counseling, and training for the introduction of eco-friendly detergents and simple sewage treatment; and (2) the application of appropriate technology of waste water treatment based on fitoremediation for both partners.

The results obtained were in accordance with the purposes. We could overcome the environmental pollution caused by  waste water of laundry activities. Based on laboratory tests, laundry waste water from the outlet of the Waste Water Treatment Plant (the WWTP) had significantly quality improvement that it made safer to be discharged into the environment, with 27,125% of BOD decline efficiency, 120,350% of COD decline efficiency,  17,300 % of TSS decline efficiency, 11,597 % of detergent decline efficiency, and 88% of phosphate decline efficiency.


Keywords: Laundry Service, Sleman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + = 16