Mengajar dan mendidik dengan HATI

Sekedar mengingat pengalaman saya sharing dengan guru-guru SMA-SMK di Samarinda akhir tahun lalu. Seorang ibu guru sharing dengan saya tentang impian…impiannya : “ingain anaknya bisa lebih mandiri dan membanggakan” tanya terbesit dalam benak saya dan saya bertanya kenapa impian tersebut dipilih ibu? tak disadari tiba-tiba ibu tersebut mengurai air mata, Ia bercerita tentang anaknya yang pertama yang “sedikit terlambat dalam perkembangannya” di usia sekarang baru menginjak kelas 4 SD. Suatu ketika Ia ditelepon tetangganya  kalau anaknya itu nangis di depan kelas dengan maaf celananya penuh kotoran. Akhirnya ibu itu tergopoh gopoh dari SMA tempat Ia mengajar untuk segera menjemput anaknya di sekolah, dan didapati anaknya nangis “sesegukan”. Setelah ditanya, sang anak pun bercerita ketika Ia ingin kebelakang, temannya ada yang mengunci pintu KM dan karena sudah tidak tahan akhirnya seperti itu. dan ketika masuk kelas, sang guru bukannya memahami keadaan sang anak tapi membentak dan menyuruh keluar karena tidak tahan dengan baunya. “MasyaAllah, ada guru seperti itu mba. Anak saya itu tidak berani pada teman2nya dan tidak berani pulang karena belum dijemput saya. kasihan anak saya mba. itulah sekarang yang menjadi impian saya supaya anak saya bisa mandiri dan membanggakan” cerita sang ibu sambil terus mengurai air mata. Saya langsung memeluk sang ibu.

Saudara,  apapun profesi kita, orang tua, pegawai, karyawan, terlebih lagi tenaga pendidik mungkin tidak terlepas dari kegiatan mengajar dan mendidik. Orang Tua pasti selalu akan mengajar dan mendidik anak2nya, seorang pegawai & karyawan mungkin akan mengajar dan mendidik rekan atau bawahannya untuk bisa lebih produktif dilingkungan kerjanya. Terlebih  lagi seorang pendidik yang pastinya merupakan tugasnya yaitu mengajar dan mendidik siswanya. Mengajar dan Mendidik bukanlah semata penyampaian materi semata, melainkan usaha untuk membekali pengetahuan, keterampilan dan sikap serta nilai dan tata krama. Pertanyaannya, dengan cara apa yang paling efektif untuk mengajar dan mendidik?

Jawaban yang mungkin bisa dicoba adalah Mengajar dan Mendidik dengan HATI, maksudnya perlu kita memahami potensi dan posisi diri kita terlebih dahulu dan kemudian mencoba untuk melihat dari kaca mata orang lain sehingga kita dapat memperlakukan seseorang sesuai dengan harapannya dan empati terhadap keadaannya, dan akhirnya yang utama adalah contoh perbuatan yang pasti akan membekas dan diingat. Umpamanya seorang guru sudah mengerti potensinya dan posisinya sebagai seorang pendidik tentunya Ia akan lebih memahami akan tujuan Tuhan memberi amanah tersebut yaitu guru bukan sebagai penghaslan melainkan sebagai ladang ibadah kepada Tuhan. kemudian sang guru memahami keadaan sang murid tentunya perbuatan mengusir dari kelas tidak akan terjadi, dan paling utama sangat disayangkan jika sang Guru mengajarkan nilai kasih antar sesama tapi ternyata sang Guru tak mampu menunjukkan dengan contoh perbuatan. Jika sang guru di atas sudah paham Mengajar dan Mendidik dengan HATI, tentu pendidikan di Indonesia dan Dunia akan mencetak generasi muda yang positif dan membanggakan negaranya. Mari kita mulai dari berfikir diri kita secara positif kemudian pikirkan orang lain positif sehingga kita bisa Mengajar dan Mendidik dengan HATI yang positif untuk keluarga, lingkungan kerja dan Negara.

“Jaga pikiran anda, mereka menjadi kata-kata anda

Jaga kata-kata anda, mereka jadi tindakan anda,

Jaga tindakan anda, mereka menjadi kebiasaan anda

Jaga kebiasaan anda, mereka jadi sifat anda”

Salam Sukses. (VH)

6 Responses to “Mengajar dan mendidik dengan HATI”

  1. sugeng says:

    mendidik denganhati ….
    luar biasa…
    terimakasih… ane jadi tambah semangat ni

  2. Avatar of veny hidayat veny hidayat says:

    sama2 semoga menjadi inspirasi untuk kita semua…

  3. I’m impressed, I must say. Definitely hardly ever does an individual discovered a weblog i mean each informative and thrilling, and allow me to tell you, you have hit the nail relating to the head. Your idea is extremely important; the issue is something that not a whole lot of girls are speaking intelligently about. I’m truly joyful that i stumbled across this with my research for something with this.

  4. Great beat! I wish to apprentice whenever you amend your web online site, how could i subscribe for the blog website? The balance aided me a tolerable deal. I had been a little bit acquainted of this ones broadcast provided bright clear concept

  5. Avatar of veny hidayat veny hidayat says:

    no, i’don’t. i learn by my self.

  6. Avatar of veny hidayat veny hidayat says:

    terima kasih atas komentarnya…semoga berguna untuk kita semua

Leave a Reply


− one = 4